Example 728x250
internasional pertahanan

RI–Australia Perkuat Kerja Sama Pertahanan, PM Albanese Tawarkan Posisi untuk Perwira TNI

19
×

RI–Australia Perkuat Kerja Sama Pertahanan, PM Albanese Tawarkan Posisi untuk Perwira TNI

Share this article

Kedatangan PM Australia Anthony Albanese di Jakarta Perkuat Kerja Sama Pertahanan RI-Australia

Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo, menerima kunjungan resmi Perdana Menteri Australia, Anthony Albanese, di Istana Merdeka, Jakarta. Kedatangan Albanese merupakan bagian dari rangkaian pertemuan bilateral yang bertujuan untuk memperkuat hubungan antara kedua negara, khususnya dalam kerja sama pertahanan dan keamanan. Acara ini menjadi momen penting dalam memperbarui Traktat Keamanan Bersama antara Indonesia dan Australia.

Kunjungan Albanese dilakukan setelah Presiden Prabowo Subianto melakukan kunjungan balasan ke Sydney pada November 2025. Dalam pertemuan tersebut, kedua pemimpin sepakat untuk menandatangani Traktat Keamanan Bersama yang akan memperluas kerja sama pertahanan dan keamanan antara Indonesia dan Australia. Salah satu inisiatif baru yang disepakati adalah penawaran posisi untuk perwira senior TNI di Angkatan Bersenjata Australia (ADF).

Upacara Penyambutan yang Penuh Hormat

PM Anthony Albanese tiba di Istana Merdeka sekitar pukul 09.00 WIB. Ia disambut langsung oleh Presiden Joko Widodo di sisi barat istana. Keduanya berjabat tangan dan menyaksikan tari Naikonos Larik dari Nusa Tenggara Timur sebelum bersama-sama menaiki tangga menuju beranda depan Istana Merdeka.

Upacara penyambutan dimulai dengan dikumandangkannya lagu kebangsaan Australia dan dilanjutkan dengan lagu kebangsaan “Indonesia Raya”. Setelah upacara, Presiden Joko Widodo dan PM Albanese saling memperkenalkan delegasi masing-masing.

Delegasi Indonesia yang hadir antara lain Menteri Luar Negeri Sugiono, Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKPM Rosan Roeslani, serta Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya.

Diskusi Strategis dan Penandatanganan Traktat

Setelah sesi foto bersama, PM Albanese diarahkan ke ruang kerja Presiden Joko Widodo untuk melakukan pertemuan empat mata. Dalam pertemuan ini, kedua pemimpin membahas isu-isu strategis dan kerja sama bilateral. Selanjutnya, mereka menyaksikan penandatanganan nota kesepahaman dan memberikan pernyataan pers bersama.

Rangkaian acara ditutup dengan jamuan santap siang yang digelar di beranda Istana Merdeka.

Komitmen Bersama untuk Perdamaian dan Stabilitas

Presiden Joko Widodo menyampaikan bahwa Indonesia dan Australia memiliki hubungan persahabatan yang cukup panjang. Australia bahkan menjadi salah satu negara yang mendukung kemerdekaan Indonesia pada 1945. Kunjungan Albanese kali ini kembali menegaskan hubungan erat dan komitmen bersama untuk terus memperkuat kemitraan kedua negara.

“Traktat Keamanan Bersama mencerminkan tekad kedua negara untuk mempererat kerja sama dalam menjaga keamanan nasional negara masing-masing serta berkontribusi nyata bagi perdamaian dan stabilitas kawasan Indo-Pasifik,” ujar Presiden.

Pengakuan atas Persahabatan yang Mendalam

PM Anthony Albanese berterima kasih atas sambutan hangat terhadap kedatangannya di Jakarta. Ia merasa terhormat bisa kembali ke Jakarta untuk kelima kalinya selama menjabat perdana menteri.

“Tidak ada negara yang lebih penting bagi Australia atau bagi kesejahteraan, keamanan, dan stabilitas Indo-Pasifik dibandingkan Indonesia,” ujarnya.

Albanese menekankan bahwa Indonesia dan Australia memiliki rasa saling percaya yang mendalam serta hubungan tidak terpatahkan sebagai tetangga, mitra, dan sahabat. Dalam semangat persahabatan itu, ia menyampaikan belasungkawa atas bencana banjir dan longsor yang mendera masyarakat di Sumatera pada Desember 2025.

Perluasan Kerja Sama di Berbagai Bidang

Selain kerja sama keamanan, Indonesia dan Australia juga memperluas kolaborasi di berbagai sektor. Di bidang pertanian, Indonesia mengajak Australia untuk mengembangkan joint venture guna mendukung upaya Indonesia dalam memperkuat ketahanan pangan.

Presiden Joko Widodo juga mengundang Australia untuk berinvestasi di sektor hilirisasi mineral kritis, termasuk pengolahan nikel, tembaga, bauksit, dan emas. Di sisi lain, Indonesia mendorong perusahaan Indonesia untuk berinvestasi di sektor pertambangan mineral kritis Australia.

Penguatan Kolaborasi Kelautan

Prabowo mengundang Albanese menghadiri Ocean Impact Summit di Bali pada Juni mendatang. Forum tersebut diharapkan memperkuat kolaborasi kelautan kedua negara. “Kita harus memahami bahwa laut adalah kepentingan bersama bagi semua negara, apalagi kedua negara kita,” kata Prabowo.

Albanese mengakui bahwa penguatan kerja sama dengan Indonesia dan Asia Tenggara secara lebih luas merupakan prioritas utama pemerintahnya. Australia pun telah menandatangani kesepakatan kerja sama dengan Danantara. Kerja sama itu diharapkan bisa mendorong peningkatan kerja sama dan pertukaran informasi di antara kedua negara.

Penutupan Rangkaian Acara

Seusai rangkaian acara, Menteri Luar Negeri Sugiono menyampaikan bahwa Traktat Keamanan Bersama yang ditandatangani hari ini merupakan kelanjutan dari hasil kunjungan Presiden Joko Widodo ke Sidney tahun lalu. Indonesia dan Australia menyepakati pembentukan forum konsultasi untuk membahas masalah keamanan kedua negara.

“Isu-isu yang menjadi concern bersama tentang keamanan, nanti dibahas dalam forum konsultasi ini,” ujarnya.

Sugiono menambahkan bahwa secara garis besar isi Traktat Keamanan Bersama sejalan dengan kerja sama pertahanan yang disepakati Indonesia-Australia pada 1995. Namun, pembaruan dibutuhkan karena kerja sama tidak bisa dilepaskan dari perkembangan situasi global dan regional.

FAQ

Apa tujuan utama dari Traktat Keamanan Bersama RI-Australia?

Traktat ini bertujuan untuk memperkuat kerja sama pertahanan dan keamanan antara Indonesia dan Australia, serta meningkatkan koordinasi dalam menjaga perdamaian dan stabilitas kawasan Indo-Pasifik.

Bagaimana kerja sama di bidang pertanian dan pertambangan?

Indonesia mengajak Australia untuk mengembangkan joint venture dalam pertanian dan berinvestasi di sektor hilirisasi mineral kritis, seperti nikel dan tembaga.

Apa yang dimaksud dengan Ocean Impact Summit?

Ocean Impact Summit adalah forum yang diharapkan memperkuat kolaborasi kelautan antara Indonesia dan Australia, dengan fokus pada isu lingkungan dan keberlanjutan laut.

Apakah ada rencana pertukaran pendidikan militer?

Ya, kedua negara akan menambah pertukaran pendidikan militer antarangkatan bersenjata untuk membangun hubungan dan meningkatkan saling pengertian di antara generasi pimpinan militer masa depan.

Apa manfaat dari Traktat Keamanan Bersama bagi Indonesia?

Traktat ini membantu Indonesia menjaga perdamaian dan stabilitas di kawasan, serta memastikan kepentingan nasional, yakni meningkatkan kesejahteraan masyarakat dapat tercapai.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *